Commons Sight – Lenovo Memperkenalkan Self-Charging Kit Concept di Panggung CES 2026 Pada ajang teknologi akbar Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Lenovo kembali mencuri perhatian publik dengan memperkenalkan konsep periferal unik bernama Self-Charging Kit Concept. Konsep ini menghadirkan keyboard dan mouse nirkabel yang tidak lagi bergantung pada pengisian daya manual. Lewat inovasi ini, Lenovo ingin menunjukkan visi masa depan perangkat kerja yang lebih mandiri, praktis, dan ramah pengguna. Kehadiran produk konsep tersebut langsung menjadi bahan pembicaraan karena menawarkan pengalaman baru yang terasa dekat dengan kebutuhan sehari-hari, terutama bagi pengguna yang mengandalkan perangkat nirkabel untuk produktivitas jangka panjang. Di tengah tren efisiensi energi, Lenovo tampak ingin mengambil posisi sebagai pelopor pengalaman “bebas charger” di industri periferal.
Teknologi Pemanenan Cahaya Jadi Kunci Inovasi
Keunikan utama Self-Charging Kit Concept terletak pada teknologi light-harvesting atau pemanenan cahaya tingkat lanjut. Lenovo menjelaskan bahwa keyboard dan mouse ini mampu mengisi daya hanya dari cahaya ruangan, bahkan pada tingkat pencahayaan serendah 50 lux. Sebagai perbandingan, pencahayaan di supermarket umumnya berada di kisaran 200 hingga 500 lux, sehingga klaim Lenovo tergolong ambisius. Dengan kata lain, perangkat ini tetap dapat mengisi daya meskipun berada di ruangan redup atau saat cuaca mendung. Pendekatan ini menghadirkan harapan baru bagi pengguna yang kerap lupa mengisi baterai perangkat. Selain itu, teknologi ini memperlihatkan arah inovasi Lenovo yang tidak hanya mengejar performa, tetapi juga efisiensi energi yang lebih berkelanjutan.
“Baca Juga : Tiga Tahun ChatGPT: Dari Eksperimen Riset ke Asisten Digital Sehari-hari”
Desain Pengisian Daya yang Menyatu dengan Perangkat
Dari gambar resmi yang dibagikan Lenovo, panel pengisian daya pada keyboard tampak terletak di bagian atas area tombol panah, sementara pada mouse panel tersebut mengelilingi bagian atas bodinya. Desain ini dibuat agar fungsi pengisian daya tidak mengganggu kenyamanan penggunaan sehari-hari. Selain itu, Lenovo juga menyematkan beberapa tombol Bluetooth yang memungkinkan pengguna menghubungkan perangkat ke beberapa device hanya dengan satu sentuhan. Kehadiran tombol mode hemat daya turut memperkuat kesan bahwa perangkat ini dirancang dengan pendekatan fungsional dan realistis. Walaupun masih berstatus konsep, detail desain tersebut menunjukkan keseriusan Lenovo dalam memikirkan pengalaman pengguna secara menyeluruh, bukan sekadar memamerkan teknologi eksperimental.
Perbandingan dengan Keyboard Surya Milik Logitech
Konsep Self-Charging Kit Concept memang bukan sepenuhnya ide baru di industri. Sebelumnya, Logitech telah merilis keyboard bertenaga surya yang mampu bertahan hingga tiga bulan dalam kondisi gelap. Namun, keyboard Logitech tersebut membutuhkan cahaya minimal 100 lux untuk mengisi daya. Di sinilah Lenovo mencoba menawarkan pembeda, yakni kemampuan mengisi daya pada pencahayaan yang jauh lebih rendah. Klaim ini menjadi poin penting yang membuat banyak pengamat teknologi penasaran. Jika benar-benar terealisasi, Lenovo berpotensi menghadirkan standar baru dalam perangkat periferal nirkabel. Meski demikian, publik masih menunggu pembuktian nyata melalui produk final yang siap dipasarkan.
“Baca Juga : Wallpaper Ikonik Windows 10, Karya Sederhana yang Menjadi Legenda Digital”
Masih Berstatus Konsep Tanpa Harga dan Jadwal Rilis
Sayangnya, Lenovo belum mengungkapkan kapan Self-Charging Kit Concept akan benar-benar diproduksi secara massal. Hingga saat ini, perangkat tersebut masih berada pada tahap konsep, sehingga belum memiliki harga resmi maupun jadwal rilis. Meski begitu, banyak pihak mencoba memperkirakan kisaran harga dengan merujuk pada keyboard surya Logitech yang dijual sekitar 300 dolar AS. Jika Lenovo memutuskan untuk merilis produk ini, kemungkinan harganya tidak akan jauh berbeda. Ketidakpastian ini justru menambah rasa penasaran publik, sekaligus memberi ruang bagi Lenovo untuk menyempurnakan teknologi sebelum benar-benar dilepas ke pasar.
Arah Baru Perangkat Kerja yang Lebih Mandiri
Kehadiran Self-Charging Kit Concept mencerminkan arah baru dalam pengembangan perangkat kerja modern. Lenovo seolah ingin mengajak pengguna membayangkan masa depan di mana keyboard dan mouse tidak lagi menjadi sumber gangguan karena kehabisan baterai. Konsep ini juga sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan efisiensi energi dan keberlanjutan. Walaupun masih berupa prototipe, pesan yang disampaikan cukup jelas: Lenovo ingin menghadirkan pengalaman kerja yang lebih sederhana dan bebas repot. Bagi banyak pengguna, terutama pekerja digital, ide ini terasa relevan dan menjanjikan.