<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>InvestasiApple Archives - commonssight.com</title>
	<atom:link href="https://commonssight.com/tag/investasiapple/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://commonssight.com/tag/investasiapple/</link>
	<description>Sumber Berita Terpercaya Dari Sudut Pandang Umum</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Nov 2024 00:29:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://commonssight.com/wp-content/uploads/2024/10/cropped-commonssight.com_-32x32.png</url>
	<title>InvestasiApple Archives - commonssight.com</title>
	<link>https://commonssight.com/tag/investasiapple/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengungkap Isu Ketidakadilan Apple di Mata Pemerintah Indonesia</title>
		<link>https://commonssight.com/teknologi/mengungkap-isu-ketidakadilan-apple-di-mata-pemerintah-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendra Gunadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Nov 2024 00:29:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[AppleIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[InvestasiApple]]></category>
		<category><![CDATA[InvestasiPerusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[InvestasiTeknologi]]></category>
		<category><![CDATA[KetidakadilanApple]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://commonssight.com/?p=230</guid>

					<description><![CDATA[<p>Commons Sight – Ketidakadilan Apple di Mata Pemerintah Indonesia semakin mencuat setelah proposal investasi yang diajukan oleh perusahaan teknologi asal</p>
<p>The post <a href="https://commonssight.com/teknologi/mengungkap-isu-ketidakadilan-apple-di-mata-pemerintah-indonesia/">Mengungkap Isu Ketidakadilan Apple di Mata Pemerintah Indonesia</a> appeared first on <a href="https://commonssight.com">commonssight.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em><a href="https://commonssight.com/">Commons Sight</a></em></strong> – Ketidakadilan Apple di Mata Pemerintah Indonesia semakin mencuat setelah proposal investasi yang diajukan oleh perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut ditolak. Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin), menilai tawaran investasi sebesar 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,59 triliun yang diajukan oleh Apple untuk periode 2024-2026 tidak memenuhi prinsip keadilan yang diharapkan. Kemenperin merincikan beberapa alasan mengapa investasi Apple dinilai tidak adil dibandingkan dengan investasi yang dilakukan di negara lain.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Alasan Penolakan Proposal Investasi Apple</h2>



<p>Salah satu alasan utama yang disampaikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita adalah ketidaksetaraan antara investasi Apple di Indonesia dan negara lain. Meskipun tidak diungkapkan secara rinci, beberapa laporan menunjukkan bahwa Apple telah menginvestasikan sekitar Rp 255 triliun di Vietnam. Jumlah ini sangat jauh lebih besar dibandingkan dengan nilai investasi yang ditawarkan untuk Indonesia, yang hanya sebesar Rp 1,59 triliun. Hal ini menimbulkan kesan bahwa Apple tidak memperlakukan Indonesia dengan adil, mengingat besarnya potensi pasar dan ekonomi digital di Tanah Air.</p>



<p>Selain itu, Kemenperin juga menilai bahwa investasi Apple di Indonesia tidak sebanding dengan yang dilakukan oleh perusahaan lain. Sebagai contoh, Samsung dan Oppo telah melakukan investasi besar di Indonesia dalam bentuk pembangunan fasilitas produksi dan pabrik, serta membuka toko ritel resmi di berbagai wilayah. Sementara itu, Apple belum melakukan langkah serupa, yang membuat tawaran investasinya terasa kurang berkeadilan.</p>



<p><a href="https://gadgetkan.com/kemenperin-ungkap-produksi-aksesori-apple-di-bandung-inovasi-baru-di-indonesia/"><strong><em>&#8220;Baca juga: Kemenperin Ungkap Produksi Aksesori Apple di Bandung: Inovasi Baru di Indonesia&#8221;</em></strong></a></p>



<h2 class="wp-block-heading">Investasi Apple yang Minim Nilai Tambah</h2>



<p>Pemerintah juga menilai bahwa investasi yang diajukan Apple belum memberikan nilai tambah yang signifikan bagi negara. Selain itu, nilai investasi tersebut dianggap tidak cukup untuk mendukung pembangunan ekosistem teknologi digital di Indonesia. Pemerintah Indonesia berharap agar perusahaan-perusahaan besar seperti Apple dapat berkontribusi lebih banyak dalam pengembangan sektor industri dan teknologi dalam negeri. Terutama melalui penciptaan fasilitas produksi dan penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tanggapan Pemerintah terhadap Komitmen Investasi Apple</h2>



<p>Selain menolak proposal investasi baru, Kemenperin juga menyoroti masalah komitmen investasi yang belum dilunasi oleh Apple. Dalam kontrak sebelumnya, Apple telah berjanji untuk berinvestasi sebesar 108 juta dollar AS untuk periode 2020-2023. Namun hingga kini realisasi investasi Apple baru mencapai sekitar Rp 1,4 triliun, masih ada kekurangan sekitar Rp 271 miliar. Pemerintah Indonesia menekankan bahwa komitmen investasi yang belum dipenuhi ini merusak kredibilitas Apple di mata pemerintah.</p>



<p>Juru bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, menyatakan bahwa jumlah tersebut bukanlah angka yang besar bagi perusahaan sebesar Apple. Oleh karena itu, pihak pemerintah menuntut agar Apple segera menuntaskan komitmen investasinya, agar dapat melanjutkan hubungan kerjasama di masa depan.</p>



<p><a href="https://polluxtier.com/iphone-13-dan-15-harga-turun-dramatis/gadget/"><strong><em>&#8220;Simak juga: iPhone 13 dan 15 Harga Turun Drastis, Apakah Ada Penyebabnya?&#8221;</em></strong></a></p>



<h2 class="wp-block-heading">Peluan Negosiasi Baru dengan Apple</h2>



<p>Meskipun penolakan proposal investasi ini menandakan ketegasan pemerintah, Kemenperin membuka peluang untuk negosiasi lebih lanjut dengan Apple. Dalam waktu dekat, pihak kementerian akan memanggil perwakilan Apple untuk membahas proposal investasi yang lebih besar dan membicarakan pelunasan komitmen investasi sebelumnya. Dengan langkah ini, pemerintah berharap bisa memperbaiki kesepakatan yang ada. Hal ini agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi Indonesia, termasuk legalitas bagi iPhone 16 series yang selama ini terhambat karena masalah sertifikasi.</p>
<p>The post <a href="https://commonssight.com/teknologi/mengungkap-isu-ketidakadilan-apple-di-mata-pemerintah-indonesia/">Mengungkap Isu Ketidakadilan Apple di Mata Pemerintah Indonesia</a> appeared first on <a href="https://commonssight.com">commonssight.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apple Tawarkan Rp 1,5 Triliun untuk iPhone 16, Usai Pabrik Rp 157 Miliar Ditolak</title>
		<link>https://commonssight.com/teknologi/usai-pabrik-rp-157-miliar-ditolak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendra Gunadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Nov 2024 08:08:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AppleInvestasi]]></category>
		<category><![CDATA[InvestasiApple]]></category>
		<category><![CDATA[iPhone16]]></category>
		<category><![CDATA[iPhone16Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[TeknologiIndonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://commonssight.com/?p=204</guid>

					<description><![CDATA[<p>Commons Sight – Apple Tawarkan Rp 1,5 Triliun untuk iPhone 16, Usai Pabrik Rp 157 Miliar Ditolak. Keputusan Apple untuk</p>
<p>The post <a href="https://commonssight.com/teknologi/usai-pabrik-rp-157-miliar-ditolak/">Apple Tawarkan Rp 1,5 Triliun untuk iPhone 16, Usai Pabrik Rp 157 Miliar Ditolak</a> appeared first on <a href="https://commonssight.com">commonssight.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em><a href="https://commonssight.com/">Commons Sight</a></em></strong> – Apple Tawarkan Rp 1,5 Triliun untuk iPhone 16, Usai Pabrik Rp 157 Miliar Ditolak. Keputusan Apple untuk menggulirkan investasi lebih besar mengikuti penolakan pemerintah Indonesia terhadap tawaran investasi sebelumnya menjadi langkah strategis yang penting. Setelah mengajukan rencana investasi sebesar Rp 157 miliar, Apple kini berupaya membujuk pemerintah Indonesia dengan tawaran investasi senilai Rp 1,5 triliun demi memastikan keberadaan iPhone 16 series di Tanah Air.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penolakan Terhadap Tawaran Pertama</h2>



<p>Pada akhir Oktober 2024, Apple menghadapi hambatan besar, usai pabrik Rp 157 Miliar Ditolak, permintaan yang diajukan untuk pabrik yang memproduksi aksesori dan komponen iPhone 16. Tawaran tersebut melibatkan pembangunan pabrik di kota Bandung, namun, meskipun memiliki potensi ekonomi, tawaran itu tidak cukup untuk memenuhi persyaratan pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia menginginkan Apple untuk memberikan lebih banyak kontribusi kepada industri teknologi lokal.</p>



<p><a href="https://gadgetkan.com/david-gadgetin-angkat-suara-terkait-pemblokiran-iphone-16-di-indonesia/"><strong><em>&#8220;Baca juga: David Gadgetin Angkat Suara Terkait Pemblokiran iPhone 16 di Indonesia&#8221;</em></strong></a></p>



<h2 class="wp-block-heading">Meningkatkan Tawaran dengan Investasi Lebih Besar</h2>



<p>Menanggapi penolakan tersebut, Perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat, dikabarkan akan menggulirkan dana investasi baru sebesar 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,58 triliun. Investasi ini akan dilakukan selama dua tahun dan bertujuan untuk membangun infrastruktur lebih besar serta memperkuat ekosistem teknologi di Indonesia. Apple berharap dengan tawaran yang lebih besar ini, pemerintah Indonesia akan lebih mempertimbangkan kelayakan dan potensi ekonomi dari proyek tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Investasi Sebelumnya yang Belum Terealisasi Sepenuhnya</h2>



<p>Apple berjanji untuk menginvestasikan Rp 1,7 triliun dalam rangka memenuhi komitmen TKDN, termasuk membangun Apple Developer Academy di beberapa wilayah di Indonesia. Dari total komitmen investasi tersebut, baru sekitar Rp 1,48 triliun yang terealisasi. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa iPhone 16 series belum mendapatkan sertifikasi TKDN dan dilarang diperjualbelikan di Indonesia.</p>



<p><a href="https://polluxtier.com/kamera-iphone-16-ios-18-2/gadget/"><strong><em>&#8220;Simak juga: Kamera iPhone 16 Akan Menjadi Lebih Baik di iOS 18.2&#8221;</em></strong></a></p>



<h2 class="wp-block-heading">Harapan Baru untuk iPhone 16 di Indonesia</h2>



<p>Dengan tawaran ini, ada harapan bahwa pemerintah Indonesia akan memberikan restu bagi iPhone 16 untuk masuk ke pasar Indonesia. Jika tawaran Rp 1,58 triliun diterima, dana tersebut dapat melengkapi kekurangan investasi Apple yang masih ada, sekaligus memenuhi syarat TKDN yang belum tercapai. Langkah ini bisa jadi kunci agar iPhone 16 dapat dijual secara resmi di Indonesia, dan Apple dapat memperluas jangkauan pasarnya di Asia Tenggara.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tantangan yang Masih Harus Dihadapi</h2>



<p>Meskipun Apple sudah menawarkan investasi yang lebih besar, Kementerian Perindustrian Indonesia belum memberikan keputusan akhir. Ada kabar bahwa kementerian menginginkan perubahan pada rencana investasi Apple. Agar lebih fokus pada penelitian dan pengembangan perangkat di Indonesia.</p>



<p>Dengan status iPhone 16 yang masih ilegal, Apple menghadapi tantangan besar untuk memastikan perangkat barunya bisa hadir secara resmi. Masyarakat Indonesia masih bisa membeli iPhone 16 dari luar negeri. Dengan catatan telah mendaftarkan IMEI dan membayar pajaknya. Namun ini tetap terbatas untuk penggunaan pribadi.</p>
<p>The post <a href="https://commonssight.com/teknologi/usai-pabrik-rp-157-miliar-ditolak/">Apple Tawarkan Rp 1,5 Triliun untuk iPhone 16, Usai Pabrik Rp 157 Miliar Ditolak</a> appeared first on <a href="https://commonssight.com">commonssight.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
