Aturan 4 Persen Direvisi, Cara Baru Menikmati Uang Pensiun dengan Aman
Commons Sight – Kekhawatiran akan kehabisan uang saat pensiun menjadi masalah yang sering menghantui jutaan orang. William P. Bengen, pencetus “aturan 4 persen” pada 1994, kini menghadirkan panduan terbaru yang ia tulis dalam buku A Richer Retirement. Revisi ini memungkinkan pensiunan menikmati pengeluaran lebih besar tanpa takut tabungan cepat habis.
Asal Mula Aturan 4 Persen
Bengen mulai merumuskan konsep ini pada awal 1990-an ketika banyak kliennya menanyakan jumlah aman untuk ditarik setiap tahun dari tabungan pensiun. Setelah meneliti data sejak 1926, ia menemukan angka 4,15 persen sebagai tingkat penarikan aman yang mampu menopang kebutuhan selama 30 tahun masa pensiun.
Lebih dari Sekadar Bertahan Hidup
Menurut Bengen, banyak pensiunan terlalu hemat karena hanya mengandalkan bunga dan dividen. Padahal, mereka dapat mengambil lebih dari batas aman untuk benar-benar menikmati hasil kerja keras seumur hidup. Sebagai gambaran, tingkat penarikan 5 persen memerlukan dana sebesar 20 kali kebutuhan tahunan.
Diversifikasi dan Angka Baru
Revisi aturan menjadi 4,7 persen dilakukan setelah Bengen menguji portofolio yang lebih beragam. Kini, ia menambahkan saham perusahaan kecil, mikro, menengah, serta saham internasional. Diversifikasi ini dianggap mampu meningkatkan tingkat penarikan hingga mendekati 5 persen.
Tantangan Inflasi dan Strategi Menghadapinya
Bengen mengingatkan bahwa inflasi tinggi atau pasar saham yang lesu di awal pensiun bisa menggerus tabungan dengan cepat. Untuk itu, ia menawarkan empat strategi “menu gratis” seperti diversifikasi, rebalancing tahunan, porsi saham kecil lebih besar, dan equity glide path untuk menjaga daya tahan portofolio.
Personalisasi Tingkat Penarikan
Meski angka 4,7 persen menjadi patokan konservatif, Bengen meyakini sebagian pensiunan bisa menargetkan 5,25–5,5 persen tergantung kondisi pribadi. Ia menegaskan bahwa setiap rencana pensiun harus disesuaikan dengan kebutuhan dan risiko masing-masing individu.