Commons Sight – Bakti Merah Putih baru-baru ini mengadakan program terapi gratis di RPTRA Taman Gajah, Jakarta Selatan, pada Rabu, 18 Februari 2026. Program ini bertujuan untuk memberikan akses kepada lansia terhadap layanan kesehatan fisik yang dibutuhkan, meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan cepatnya kuota peserta yang terisi, program ini menunjukkan betapa pentingnya menyediakan layanan kesehatan yang dapat dijangkau oleh kelompok usia lanjut. Terapi fisik menjadi pilihan utama dibandingkan pengobatan umum, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh tim ICE. Program ini diharapkan bisa menjadi langkah awal dari gerakan sosial yang lebih besar, memberikan manfaat bagi lebih banyak lansia di masa depan.
Antusiasme Warga yang Membuat Program Sukses
Program perdana ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kuota peserta terisi dalam waktu singkat, hanya dalam satu hari setelah pengumuman dibuka. Bahkan, pada hari pelaksanaan, jumlah peserta yang hadir melebihi kapasitas yang ditetapkan. Namun, panitia tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk semua warga yang datang. Rifai Akif, Ketua Bakti Merah Putih, merasa bangga dengan antusiasme masyarakat yang begitu tinggi. Ia menilai bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi peserta, tetapi juga menunjukkan pentingnya pelayanan kesehatan yang merata di seluruh wilayah.
“Baca Juga : Tren Makanan Low Carb 2026: Pilihan Sehat untuk Menjaga Berat Badan Ideal“
Inisiatif Dimulai dari Lingkungan Terdekat
Pemilihan lokasi RPTRA Taman Gajah untuk pelaksanaan program ini dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Atta Ul Karim, Chairman ICE, menjelaskan bahwa ia ingin memulai kebaikan dari lingkungan terdekat, yang juga menjadi lokasi kantor ICE. “Kebaikan itu harus dimulai dari yang terdekat dahulu,” ungkap Atta. Program ini menjadi bentuk rasa terima kasih Atta kepada Indonesia yang telah memberikan banyak hal bagi dirinya. Dengan harapan, program ini akan diperluas ke wilayah lain agar lebih banyak lansia yang dapat merasakan manfaatnya.
Program Terapi Gratis sebagai Model Sosial yang Bisa Diperluas
Bakti Merah Putih tidak hanya ingin memberikan terapi fisik kepada lansia, tetapi juga ingin mengembangkan gerakan sosial ini lebih jauh. Program terapi gratis ini merupakan salah satu langkah awal yang diharapkan dapat menjadi model untuk wilayah lainnya. Atta berharap dengan adanya program ini, semakin banyak pihak yang terlibat dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama bagi para lansia yang membutuhkan perhatian khusus dalam menjaga kesehatan mereka.
“Baca Juga : Sop Bening Tahu Tempe: Menu Buka Puasa Low-Fat yang Penuh Serat“
Menyambut Baik dari Pemerintah Setempat
Lurah Cipete Selatan, Supriono, menyambut baik kegiatan ini dan menilai manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh warga setempat. Ia bahkan mengusulkan agar kegiatan ini diadakan secara rutin, minimal dua bulan sekali. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat dan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan lansia, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Banyak lansia yang mengalami kesulitan dalam beraktivitas fisik, dan dengan adanya terapi ini, mereka bisa lebih nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk dalam beribadah.
Harapan dari Peserta Program
Salah satu peserta program, Siti Zulaiha, yang berusia 74 tahun, mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya terapi ini. “Tangan saya kaku, kaki juga sakit kalau ditekuk. Alhamdulillah setelah terapi langsung terasa lebih enak. Pas sekali untuk persiapan salat tarawih nanti malam,” ujar Siti. Program terapi gratis ini memberikan dampak langsung bagi banyak lansia yang merasa kesulitan dalam melakukan aktivitas fisik sehari-hari. Dengan adanya layanan ini, mereka bisa merasakan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas hidup mereka.