Commons Sight – Pada 19 Februari 2026, Indonesia dan Amerika Serikat (AS) resmi menandatangani perjanjian tarif timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART). Penandatanganan ini dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Washington DC. Salah satu poin utama dalam kesepakatan ini adalah pembebasan perusahaan AS dari kewajiban kandungan lokal atau TKDN untuk memasarkan produk dan jasa mereka di Indonesia.
Penghapusan Persyaratan TKDN untuk Perusahaan AS
Perusahaan AS kini tidak lagi perlu memenuhi persyaratan TKDN untuk menjual produk mereka di Indonesia. Ini termasuk sektor-sektor seperti teknologi dan perangkat elektronik. Pembebasan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan perdagangan antara kedua negara. Dengan perubahan ini, perusahaan AS tidak perlu lagi mengurus sertifikasi TKDN yang sebelumnya menjadi penghalang untuk masuknya produk mereka ke pasar Indonesia.
“Baca Juga : Laptop Gaming RTX 50 Series Masuk Indonesia, Colorful EVOL P15 Jadi Penantang Baru“
Implikasi Pembebasan TKDN Terhadap Produk AS
Sebagai imbal balik dari pembebasan TKDN, Indonesia mendapatkan keuntungan dalam mempermudah akses produk AS ke pasar domestik. Termasuk sektor teknologi, yang sebelumnya sering menghadapi hambatan dari regulasi TKDN. Dengan perubahan ini, produk AS seperti perangkat elektronik dan teknologi akan lebih mudah dipasarkan di Indonesia tanpa kendala administratif yang rumit.
Latar Belakang dan Perubahan Regulasi TKDN
Sebelumnya, Indonesia mengharuskan perusahaan asing untuk memenuhi TKDN sebagai syarat menjual produk elektronik di tanah air. Misalnya, pada iPhone 16 Series yang sempat terhambat penjualannya karena masalah sertifikasi TKDN. Kini, pembebasan TKDN akan mendorong lebih banyak perusahaan untuk berinvestasi dan berbisnis di Indonesia, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap teknologi terbaru.
“Baca Juga : Anker Rilis Charger 100 Watt dengan Layar Mungil, Bisa Pantau Daya dan Suhu Real-time“
Pengaruh Positif terhadap Ekonomi Indonesia
Dengan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk AS, Indonesia diharapkan bisa merasakan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama dalam sektor teknologi dan elektronik. Ini juga dapat memperluas pilihan konsumen dan mendatangkan investasi yang lebih besar dari perusahaan AS. Selain itu, Indonesia akan semakin terintegrasi dengan pasar global yang lebih terbuka.
Apple dan Sertifikasi TKDN: Sebuah Contoh Nyata
Apple menjadi salah satu contoh nyata dampak dari kebijakan TKDN. Setelah iPhone 16 Series sempat diblokir, Apple akhirnya memenuhi persyaratan TKDN melalui investasi yang disetujui. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kebijakan TKDN dapat mempengaruhi hubungan bisnis antara perusahaan global dan pasar Indonesia. Namun, dengan penghapusan persyaratan TKDN, proses ini kini jauh lebih mudah dan efisien.