<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>digital Archives - commonssight.com</title>
	<atom:link href="https://commonssight.com/tag/digital/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://commonssight.com/tag/digital/</link>
	<description>Sumber Berita Terpercaya Dari Sudut Pandang Umum</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Mar 2026 15:09:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://commonssight.com/wp-content/uploads/2024/10/cropped-commonssight.com_-32x32.png</url>
	<title>digital Archives - commonssight.com</title>
	<link>https://commonssight.com/tag/digital/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jelang Lebaran, Bank Saqu Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Digital</title>
		<link>https://commonssight.com/keuangan/bank-saqu-waspada-penipuan-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[commonssight]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 15:09:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Commons Sight]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://commonssight.com/?p=1873</guid>

					<description><![CDATA[<p>Commons Sight &#8211; Menjelang Idul Fitri, aktivitas keuangan masyarakat biasanya meningkat secara signifikan. Banyak orang melakukan berbagai transaksi</p>
<p>The post <a href="https://commonssight.com/keuangan/bank-saqu-waspada-penipuan-digital/">Jelang Lebaran, Bank Saqu Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Digital</a> appeared first on <a href="https://commonssight.com">commonssight.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em><a href="/">Commons Sight</a></em></strong> &#8211; Menjelang Idul Fitri, aktivitas keuangan masyarakat biasanya meningkat secara signifikan. Banyak orang melakukan berbagai <em><strong><a href="https://commonssight.com/">transaksi digital</a></strong></em>, mulai dari belanja online, mengirim uang kepada keluarga, hingga memanfaatkan berbagai promo musiman yang ditawarkan platform digital. Situasi ini memang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan Lebaran dengan lebih praktis. Namun di sisi lain, peningkatan aktivitas digital tersebut juga membuka celah bagi para pelaku kejahatan siber. Mereka memanfaatkan momentum ketika masyarakat sedang sibuk bertransaksi untuk melancarkan berbagai modus penipuan. Oleh karena itu, kewaspadaan menjadi hal yang sangat penting di tengah kemudahan teknologi keuangan yang semakin berkembang.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Bank Saqu Hadirkan Kampanye Awas Hantu Cyber</strong></h2>



<p>Sebagai respons terhadap meningkatnya risiko kejahatan digital, Bank Saqu meluncurkan kampanye edukatif bertajuk <strong>Awas Hantu Cyber</strong>. Kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai berbagai bentuk penipuan digital yang semakin marak terjadi. Melalui pendekatan yang kreatif dan mudah dipahami, Bank Saqu berusaha mengajak nasabah untuk lebih berhati-hati saat bertransaksi secara online. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam melindungi nasabah dari ancaman kejahatan siber. Selain itu, kampanye tersebut juga diharapkan dapat membantu masyarakat memahami langkah-langkah sederhana untuk menjaga keamanan data pribadi. Dengan demikian, nasabah tidak hanya mendapatkan layanan perbankan digital yang praktis, tetapi juga edukasi mengenai cara bertransaksi dengan aman.</p>



<p>&#8220;Baca Juga : <a href="https://faktasehari.com/ekonomi/laba-bank-mandiri-tembus-rp89-triliun-hingga-februari-2026/">Laba Bank Mandiri Tembus Rp8,9</a>&#8220;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Modus Penipuan Digital Semakin Beragam</strong></h2>



<p>Perkembangan teknologi keuangan memang membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Namun di balik kemudahan tersebut, muncul pula berbagai bentuk penipuan digital yang semakin kompleks. Modus yang sering terjadi misalnya pesan palsu mengenai paket kiriman, promo belanja yang tampak menarik, hingga panggilan dari pihak yang mengaku sebagai perwakilan institusi tertentu. Dalam banyak kasus, pelaku penipuan mencoba memperoleh data sensitif seperti nomor rekening, kata sandi, atau kode OTP milik korban. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa setiap permintaan data pribadi melalui pesan atau telepon harus selalu diperiksa dengan hati-hati. Dengan meningkatkan kewaspadaan, risiko menjadi korban penipuan digital dapat ditekan secara signifikan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Phishing dan Social Engineering Jadi Ancaman Serius</strong></h2>



<p>Selain modus penipuan sederhana, ancaman yang lebih kompleks seperti <strong>phishing</strong> dan <strong>social engineering</strong> juga semakin sering terjadi. Phishing biasanya dilakukan melalui tautan palsu yang tampak seperti situs resmi, sementara social engineering memanfaatkan manipulasi psikologis untuk membuat korban memberikan informasi penting. Kedua metode tersebut sering kali sulit dikenali karena pelaku mampu meniru identitas lembaga terpercaya. Dalam beberapa kasus, korban bahkan tidak menyadari bahwa data pribadinya telah dicuri hingga kerugian terjadi. Oleh karena itu, literasi keamanan digital menjadi kunci utama untuk melindungi diri dari ancaman semacam ini. Dengan memahami cara kerja penipuan digital, masyarakat dapat lebih siap menghadapi berbagai risiko di dunia online.</p>



<p>&#8220;Baca Juga : <strong><em><a href="https://faktasehari.com/ekonomi/kemenhub-tegaskan-perjalanan-umrah-tetap-normal-meski-timur/">Kemenhub Tegaskan Perjalanan Umrah Tetap Normal Meski Timur Tengah Memanas</a></em></strong>&#8220;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pendekatan Storytelling untuk Edukasi Keamanan</strong></h2>



<p>Menariknya, kampanye <strong>Awas Hantu Cyber</strong> menggunakan pendekatan storytelling yang ringan dan mudah dipahami oleh masyarakat. Melalui konsep ini, berbagai jenis penipuan digital digambarkan sebagai karakter “hantu cyber” yang mewakili modus tertentu. Pendekatan kreatif ini membuat pesan keamanan digital terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, metode storytelling membantu masyarakat memahami risiko penipuan tanpa merasa digurui. Bank Saqu berharap cara ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan data pribadi. Dengan menghadirkan pesan edukatif yang menarik, kampanye ini berupaya menjangkau lebih banyak orang dari berbagai kalangan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Komitmen Bank Saqu Melindungi Nasabah</strong></h2>



<p>Chief Digital &amp; Retail Business Officer Bank Saqu, Angela Lew Dermawan, menegaskan bahwa keamanan nasabah menjadi prioritas utama perusahaan. Ia menjelaskan bahwa ancaman kejahatan siber sering kali muncul tanpa disadari oleh pengguna layanan digital. Oleh karena itu, Bank Saqu merasa perlu terus mendampingi nasabah melalui berbagai program edukasi. Angela juga mengingatkan bahwa menjelang Lebaran, aktivitas transaksi biasanya meningkat sehingga risiko penipuan digital pun turut bertambah. Dalam situasi tersebut, kewaspadaan menjadi hal yang sangat penting bagi setiap pengguna layanan keuangan digital. Melalui kampanye ini, Bank Saqu berharap masyarakat dapat memahami cara melindungi diri serta menjaga keamanan informasi pribadi mereka.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pentingnya Literasi Keamanan Digital di Indonesia</strong></h2>



<p>Kampanye yang diluncurkan Bank Saqu juga didukung oleh fakta bahwa ancaman siber di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Data dari Badan Siber dan Sandi Negara menunjukkan adanya ratusan juta anomali trafik digital yang berpotensi menjadi serangan siber. Angka tersebut menunjukkan bahwa keamanan digital bukan lagi sekadar isu teknis, tetapi juga menjadi tantangan bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, literasi keamanan digital perlu terus ditingkatkan agar masyarakat dapat menggunakan teknologi dengan lebih bijak. Dengan memahami risiko serta cara melindungi data pribadi, pengguna layanan digital dapat menikmati kemudahan teknologi tanpa harus khawatir terhadap ancaman penipuan online.</p>
<p>The post <a href="https://commonssight.com/keuangan/bank-saqu-waspada-penipuan-digital/">Jelang Lebaran, Bank Saqu Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Digital</a> appeared first on <a href="https://commonssight.com">commonssight.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transaksi Digital Tumbuh 54,89 Persen, AI Jadi Andalan Layanan Bank di Era Baru Perbankan</title>
		<link>https://commonssight.com/keuangan/transaksi-digital-tumbuh-ai-bank/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[commonssight]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 19:20:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Bank]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Commons Sight]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://commonssight.com/?p=1843</guid>

					<description><![CDATA[<p>Commons Sight &#8211; Transaksi digital tumbuh 54,89 persen secara tahunan dan menjadi penanda perubahan besar dalam perilaku keuangan</p>
<p>The post <a href="https://commonssight.com/keuangan/transaksi-digital-tumbuh-ai-bank/">Transaksi Digital Tumbuh 54,89 Persen, AI Jadi Andalan Layanan Bank di Era Baru Perbankan</a> appeared first on <a href="https://commonssight.com">commonssight.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em><a href="/">Commons Sight</a></em></strong> &#8211; <strong><em><a href="https://commonssight.com/">Transaksi digital</a></em></strong> tumbuh 54,89 persen secara tahunan dan menjadi penanda perubahan besar dalam perilaku keuangan masyarakat Indonesia. Data terbaru menunjukkan lonjakan ini didorong oleh transfer digital, pembayaran QRIS, serta peningkatan aktivitas melalui kanal mobile banking. Angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan cerminan gaya hidup baru yang semakin bergantung pada teknologi. Di kota besar hingga daerah, masyarakat kini terbiasa menyelesaikan kebutuhan finansial hanya lewat sentuhan layar. Pertumbuhan ini sekaligus menantang industri perbankan untuk beradaptasi lebih cepat, menghadirkan layanan yang bukan hanya praktis, tetapi juga aman dan responsif terhadap kebutuhan nasabah modern.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Indonesia Jadi Pasar Dinamis Perbankan Digital</h2>



<p>Transaksi digital tumbuh 54,89 persen di tengah ekosistem yang semakin matang. Indonesia dinilai sebagai salah satu pasar paling dinamis di Asia Tenggara untuk layanan keuangan berbasis digital. Dengan puluhan juta pengguna aktif QRIS pada awal 2025, skala interaksi finansial digital di Tanah Air terus meluas. Pertumbuhan ini menciptakan peluang sekaligus tekanan bagi institusi keuangan untuk menjaga kualitas layanan di tengah volume transaksi yang kian tinggi. Bank tidak lagi hanya bersaing soal suku bunga atau produk, tetapi juga tentang pengalaman pengguna yang cepat, stabil, dan minim hambatan.</p>



<p>&#8220;Baca Juga : <a href="https://foomerofficial.com/keuangan/kinerja-2025-tertekan-cashlez-digital/">Kinerja 2025 Tertekan, Cashlez Tetap Teguh di Jalur Pembayaran Digital</a>&#8220;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kolaborasi Strategis Dorong Adopsi AI</h2>



<p>Transaksi digital tumbuh 54,89 persen dan mendorong kolaborasi teknologi lintas negara. Agora dan FPT Corporation menjalin kemitraan strategis untuk memperluas pemanfaatan kecerdasan artifisial di sektor perbankan dan jasa keuangan Asia Tenggara. Integrasi ini menggabungkan kemampuan real-time engagement serta conversational AI dengan solusi enterprise berskala besar. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kualitas interaksi antara bank dan nasabah. Dalam praktiknya, teknologi ini memungkinkan percakapan melalui suara, chat, hingga video secara langsung dan aman. Dengan demikian, bank dapat menjawab kebutuhan pelanggan dengan lebih cepat tanpa mengorbankan stabilitas sistem.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Conversational AI Ubah Interaksi Nasabah</h2>



<p>Transaksi digital tumbuh 54,89 persen dan membuat layanan pelanggan harus berevolusi. Conversational AI kini menjadi tulang punggung interaksi modern, memungkinkan institusi keuangan menghadirkan asisten virtual yang responsif. Teknologi ini tidak hanya mengotomasi pertanyaan rutin, tetapi juga mendukung proses onboarding digital, pengajuan kredit, hingga layanan klaim asuransi. Dengan pendekatan human-in-the-loop, bank tetap menjaga sentuhan manusia dalam proses penting. Kombinasi AI dan dukungan staf memungkinkan pengalaman yang lebih personal sekaligus efisien. Di tengah tuntutan kecepatan dan akurasi, solusi ini menjadi jawaban atas kebutuhan layanan omnichannel yang aman dan andal.</p>



<p>&#8220;Baca Juga : <a href="https://foomerofficial.com/keuangan/rupiah-menguat-ke-rp-16888-per-dollar-as/">Rupiah Menguat Tipis ke Rp 16.888 Per Dollar AS pada 20 Februari 2026</a>&#8220;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Efisiensi Operasional dan Keamanan Terjaga</h2>



<p>Transaksi digital tumbuh 54,89 persen dan membawa tantangan baru dalam pengelolaan risiko serta keamanan data. Oleh karena itu, integrasi AI dirancang dengan arsitektur enterprise berlatensi rendah dan tata kelola yang ketat. Sistem ini mendukung interaksi multibahasa dan skala besar tanpa mengorbankan perlindungan data nasabah. Bank dapat menangani lonjakan interaksi harian dengan lebih stabil, menjaga konsistensi layanan sekaligus memenuhi regulasi yang berlaku. Dalam konteks industri keuangan, efisiensi bukan lagi sekadar penghematan biaya, melainkan kemampuan menjaga kepercayaan publik melalui sistem yang transparan dan tepercaya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Implementasi Global Perkuat Kepercayaan</h2>



<p>Transaksi digital tumbuh 54,89 persen sejalan dengan tren global adopsi AI di sektor keuangan. FPT menyebut solusi AI enterprise mereka telah digunakan oleh lebih dari 40 bank dan institusi keuangan di berbagai negara. Pengalaman implementasi ini memberikan fondasi kuat bagi ekspansi di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Keberhasilan di pasar global memperlihatkan bahwa integrasi AI bukan eksperimen, melainkan strategi jangka panjang. Ketika bank mampu memadukan teknologi canggih dengan layanan yang humanis, mereka tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga membentuk masa depan perbankan digital yang lebih inklusif dan adaptif.</p>
<p>The post <a href="https://commonssight.com/keuangan/transaksi-digital-tumbuh-ai-bank/">Transaksi Digital Tumbuh 54,89 Persen, AI Jadi Andalan Layanan Bank di Era Baru Perbankan</a> appeared first on <a href="https://commonssight.com">commonssight.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
