<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>as Archives - commonssight.com</title>
	<atom:link href="https://commonssight.com/tag/as/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://commonssight.com/tag/as/</link>
	<description>Sumber Berita Terpercaya Dari Sudut Pandang Umum</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Apr 2026 12:57:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://commonssight.com/wp-content/uploads/2024/10/cropped-commonssight.com_-32x32.png</url>
	<title>as Archives - commonssight.com</title>
	<link>https://commonssight.com/tag/as/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Prioritas AS Kini Perang, Anggaran Militer Melonjak Tertinggi Sejak Era Perang Dunia</title>
		<link>https://commonssight.com/umum/prioritas-as-dana-militer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[commonssight]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 12:57:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[as]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Commons Sight]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[perang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://commonssight.com/?p=1909</guid>

					<description><![CDATA[<p>Commons Sight &#8211; Prioritas AS dana militer kini menjadi sorotan dunia setelah perubahan besar dalam kebijakan anggaran pertahanan.</p>
<p>The post <a href="https://commonssight.com/umum/prioritas-as-dana-militer/">Prioritas AS Kini Perang, Anggaran Militer Melonjak Tertinggi Sejak Era Perang Dunia</a> appeared first on <a href="https://commonssight.com">commonssight.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em><a href="/">Commons Sight</a></em></strong> &#8211; <strong><em><a href="https://commonssight.com/">Prioritas AS</a></em></strong> dana militer kini menjadi sorotan dunia setelah perubahan besar dalam kebijakan anggaran pertahanan. Pemerintah Amerika Serikat secara terbuka menempatkan sektor militer sebagai fokus utama di tengah konflik yang terus berkembang. Langkah ini terlihat dari lonjakan anggaran yang diajukan untuk tahun mendatang. Selain itu, perubahan ini tidak hanya berdampak pada sektor militer, tetapi juga pada kebijakan domestik lainnya. Dari sudut pandang saya, keputusan ini mencerminkan bagaimana situasi global dapat memengaruhi arah kebijakan suatu negara secara drastis. Ketika ancaman meningkat, prioritas pun bergeser dengan cepat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Proposal Anggaran yang Pecahkan Rekor Modern</h2>



<p>Prioritas AS dana militer semakin jelas melalui usulan anggaran sebesar 1,5 triliun dolar AS yang diajukan oleh Donald Trump. Angka ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah modern negara tersebut. Selain itu, kenaikan ini mencapai lebih dari 40 persen hanya dalam satu tahun. Oleh karena itu, banyak pihak menilai langkah ini sebagai respons langsung terhadap kebutuhan perang. Dari perspektif saya, angka tersebut tidak hanya mencerminkan kekuatan finansial, tetapi juga tingkat urgensi yang dirasakan pemerintah. Ketika angka anggaran meningkat drastis, itu menandakan bahwa situasi yang dihadapi tidak biasa.</p>



<p>Baca Juga : <a href="https://inewscomplex.com/hot-topic/iran-aturan-selat-hormuz/">Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz, Dunia Menahan Napas di Tengah Ketegangan</a></p>



<h2 class="wp-block-heading">Tekanan Konflik yang Memicu Lonjakan Anggaran</h2>



<p>Prioritas AS dana militer tidak bisa dilepaskan dari konflik yang sedang berlangsung, khususnya dengan Iran. Perang yang telah memasuki minggu kelima menjadi faktor utama di balik keputusan ini. Selain itu, kebutuhan untuk mempertahankan operasi militer dan mengisi kembali persediaan senjata semakin mendesak. Dalam kondisi seperti ini, anggaran besar dianggap sebagai langkah yang diperlukan. Dari sudut pandang saya, konflik modern membutuhkan sumber daya yang sangat besar. Tidak hanya untuk pertempuran, tetapi juga untuk logistik dan teknologi yang terus berkembang.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Biaya Perang yang Mencapai Angka Fantastis</h2>



<p>Prioritas AS dana militer juga terlihat dari besarnya biaya perang yang harus ditanggung setiap hari. Laporan menyebutkan bahwa biaya konflik dapat mencapai sekitar 2 miliar dolar AS per hari. Angka ini setara dengan puluhan triliun rupiah yang harus dikeluarkan secara terus-menerus. בנוסף, biaya tersebut belum termasuk kebutuhan jangka panjang seperti rekonstruksi. Dari perspektif saya, angka ini menunjukkan betapa mahalnya harga sebuah konflik. Tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga dari sisi sosial dan kemanusiaan yang sering kali tidak terlihat.</p>



<p>Baca Juga : <a href="https://inewscomplex.com/hot-topic/super-iran-geopolitik-global/">Super Iran: Ketika Ketahanan Menjadi Pesan Kekuatan di Tengah Konflik Global</a></p>



<h2 class="wp-block-heading">Dampak Kebijakan terhadap Anggaran Non-Pertahanan</h2>



<p>Prioritas AS dana militer juga berdampak pada sektor lain, terutama anggaran non-pertahanan. Pemerintah mengusulkan pemotongan hingga puluhan miliar dolar untuk program yang dianggap tidak prioritas. Selain itu, beberapa layanan publik direncanakan untuk dialihkan ke pemerintah lokal. Kebijakan ini tentu memicu perdebatan yang cukup tajam. Dari sudut pandang saya, keputusan seperti ini menunjukkan adanya trade-off yang tidak bisa dihindari. Ketika satu sektor diperkuat, sektor lain harus berkorban. Oleh karena itu, dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat luas.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kritik Politik dan Kekhawatiran Defisit</h2>



<p>Prioritas AS dana militer tidak lepas dari kritik, terutama dari oposisi politik. Partai Demokrat menilai bahwa kebijakan ini terlalu fokus pada militer dan mengabaikan kebutuhan domestik. בנוסף, kekhawatiran terhadap defisit anggaran juga mulai meningkat. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana pemerintah akan menyeimbangkan pengeluaran yang begitu besar. Dari perspektif saya, kritik ini merupakan bagian penting dalam sistem demokrasi. Perdebatan seperti ini diperlukan untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil tetap seimbang dan mempertimbangkan berbagai aspek.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dampak Global dari Kebijakan Militer AS</h2>



<p>Prioritas AS dana militer tidak hanya berdampak pada dalam negeri, tetapi juga pada dunia internasional. Sebagai salah satu kekuatan global, setiap langkah AS akan memengaruhi stabilitas dunia. בנוסף, peningkatan anggaran militer dapat memicu respons dari negara lain. Hal ini berpotensi meningkatkan ketegangan global. Dari sudut pandang saya, keputusan ini menjadi pengingat bahwa dunia saat ini saling terhubung. Kebijakan satu negara dapat membawa dampak luas bagi banyak pihak. Oleh karena itu, setiap langkah harus dipertimbangkan dengan matang.</p>
<p>The post <a href="https://commonssight.com/umum/prioritas-as-dana-militer/">Prioritas AS Kini Perang, Anggaran Militer Melonjak Tertinggi Sejak Era Perang Dunia</a> appeared first on <a href="https://commonssight.com">commonssight.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesepakatan Dagang Baru: Indonesia Bebaskan TKDN untuk Perusahaan AS</title>
		<link>https://commonssight.com/teknologi/indonesia-bebaskan-tkdn-perusahaan-as/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[commonssight]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 23:51:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[as]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Commons Sight]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[tkdn]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://commonssight.com/?p=1827</guid>

					<description><![CDATA[<p>Commons Sight &#8211; Pada 19 Februari 2026, Indonesia dan Amerika Serikat (AS) resmi menandatangani perjanjian tarif timbal balik</p>
<p>The post <a href="https://commonssight.com/teknologi/indonesia-bebaskan-tkdn-perusahaan-as/">Kesepakatan Dagang Baru: Indonesia Bebaskan TKDN untuk Perusahaan AS</a> appeared first on <a href="https://commonssight.com">commonssight.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em><a href="/">Commons Sight</a></em></strong> &#8211; Pada 19 Februari 2026, Indonesia dan Amerika Serikat (AS) resmi menandatangani perjanjian tarif timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART). Penandatanganan ini dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Washington DC. Salah satu poin utama dalam kesepakatan ini adalah pembebasan perusahaan AS dari kewajiban kandungan lokal atau TKDN untuk <strong><em><a href="https://commonssight.com/">memasarkan produk </a></em></strong>dan jasa mereka di Indonesia.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penghapusan Persyaratan TKDN untuk Perusahaan AS</h2>



<p>Perusahaan AS kini tidak lagi perlu memenuhi persyaratan TKDN untuk menjual produk mereka di Indonesia. Ini termasuk sektor-sektor seperti teknologi dan perangkat elektronik. Pembebasan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan perdagangan antara kedua negara. Dengan perubahan ini, perusahaan AS tidak perlu lagi mengurus sertifikasi TKDN yang sebelumnya menjadi penghalang untuk masuknya produk mereka ke pasar Indonesia.</p>



<p>&#8220;Baca Juga : <a href="https://polluxtier.com/gadget/laptop-gaming-rtx-50-series-colorful-evol-p15/">Laptop Gaming RTX 50 Series Masuk Indonesia, Colorful EVOL P15 Jadi Penantang Baru</a>&#8220;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Implikasi Pembebasan TKDN Terhadap Produk AS</h2>



<p>Sebagai imbal balik dari pembebasan TKDN, Indonesia mendapatkan keuntungan dalam mempermudah akses produk AS ke pasar domestik. Termasuk sektor teknologi, yang sebelumnya sering menghadapi hambatan dari regulasi TKDN. Dengan perubahan ini, produk AS seperti perangkat elektronik dan teknologi akan lebih mudah dipasarkan di Indonesia tanpa kendala administratif yang rumit.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Latar Belakang dan Perubahan Regulasi TKDN</h2>



<p>Sebelumnya, Indonesia mengharuskan perusahaan asing untuk memenuhi TKDN sebagai syarat menjual produk elektronik di tanah air. Misalnya, pada iPhone 16 Series yang sempat terhambat penjualannya karena masalah sertifikasi TKDN. Kini, pembebasan TKDN akan mendorong lebih banyak perusahaan untuk berinvestasi dan berbisnis di Indonesia, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap teknologi terbaru.</p>



<p>&#8220;Baca Juga : <a href="https://polluxtier.com/gadget/anker-smart-display-b121b-charger/">Anker Rilis Charger 100 Watt dengan Layar Mungil, Bisa Pantau Daya dan Suhu Real-time</a>&#8220;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengaruh Positif terhadap Ekonomi Indonesia</h2>



<p>Dengan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk AS, Indonesia diharapkan bisa merasakan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama dalam sektor teknologi dan elektronik. Ini juga dapat memperluas pilihan konsumen dan mendatangkan investasi yang lebih besar dari perusahaan AS. Selain itu, Indonesia akan semakin terintegrasi dengan pasar global yang lebih terbuka.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apple dan Sertifikasi TKDN: Sebuah Contoh Nyata</h2>



<p>Apple menjadi salah satu contoh nyata dampak dari kebijakan TKDN. Setelah iPhone 16 Series sempat diblokir, Apple akhirnya memenuhi persyaratan TKDN melalui investasi yang disetujui. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kebijakan TKDN dapat mempengaruhi hubungan bisnis antara perusahaan global dan pasar Indonesia. Namun, dengan penghapusan persyaratan TKDN, proses ini kini jauh lebih mudah dan efisien.</p>
<p>The post <a href="https://commonssight.com/teknologi/indonesia-bebaskan-tkdn-perusahaan-as/">Kesepakatan Dagang Baru: Indonesia Bebaskan TKDN untuk Perusahaan AS</a> appeared first on <a href="https://commonssight.com">commonssight.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
